
OborSulut.Com,Langowan – Suhu politik di Minahasa, khususnya desa- desa yang akan menggelar pemilihan Hukum Tua dalam dua bulan terakhir ini meningkat. Hasil informasi dan pantauan, para bakal calon sudah mulai merekrut tim pemenangan.
Bahkan sudah ada beberapa bakal calon setiap hari mengumpulkan tim pemenangan untuk menyusun strategi. Salah seorang warga mengungkapkan dalam pertemuan atau kongko-kongko dengan bakal calon, di sore hari harus ada ngopi dan makanan ringan.
Dan di siang hari atau malam hari harus ada makanan,” ungkap salah seorang warga kepada Oborsulut com. Untuk mencari simpati para bakal calon Hukum Tua juga lewat tim pemenangan melakukan pencitraan lewat media sosial, seperti fb, tiktok maupun grup wa.
Sementara itu Sekda Minahasa, Lynda Watania mengemukakan komitmen pemerintah kabupaten Minahasa dalam menggelar pemilihan Hukum Tua di tahun 2026.
Menurut Lynda Watania ketika menjadi nara sumber yang disiarkan langsung oleh RRI diluar studio (Tondano-red), pemerintah kabupaten mendukung terselenggaranya pemilihan Hukum Tua yang demokratis, transparan serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan keadilan. Menjelang pemilihan Hukum Tua, masyarakat diimbau untuk menjaga keamanan dan persatuan Seperti diketahui pemilihan Hukum Tua di 130 desa akan berlangsung tahun 2026 ini. Anggarannya sudah ditata di APBD tahun 2026. (Adi Palit)




