
OborSulut.com,Jakarta – Langkah konkret terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait wajah baru Stadion Maesa. Hari ini, Kamis (25/6/2026), Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., kembali melakukan manuver strategis dengan menggelar pertemuan intensif bersama Tim Khusus Penyusun Rekomendasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Jakarta.

Pertemuan ini menjadi krusial dalam mematangkan rekomendasi teknis yang menjadi “tiket utama” bagi realisasi rehabilitasi stadion kebanggaan masyarakat Minahasa tersebut.
Diplomasi “Napas Panjang”
Upaya ini merupakan bentuk sinergi yang konsisten antara kepala daerah. Sebelumnya, pada Kamis (21/5/2026), Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si, M.A.P., bersama Wabup Vanda Sarundajang telah membuka keran komunikasi politik melalui audiensi tingkat tinggi dengan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.
Bagi Wabup Vanda, mengurus pembangunan daerah memang membutuhkan seni diplomasi tersendiri. Ia memahami betul bahwa mengamankan anggaran pusat memerlukan kesabaran dan pembagian peran yang solid.
”Seni mengurus pembangunan daerah itu butuh napas panjang. Setelah pintu komunikasi politik dibuka bersama parlemen oleh Bapak Bupati, tugas kami sekarang memastikan detail teknis di kementerian tidak mandek. Sinergi ini mutlak dilakukan agar anggaran renovasi benar-benar bisa kita amankan,” ujar Vanda di sela-sela agendanya.
Wajah Baru Stadion Maesa: Bukan Lagi Sekadar Impian
Bagi warga Minahasa, Stadion Maesa bukan sekadar lapangan hijau. Ia adalah ruang publik bersejarah yang menyimpan memori kolektif masyarakat. Kehadiran stadion dengan wajah yang lebih representatif dan modern sangat dinanti oleh generasi muda sebagai pusat aktivitas olahraga yang membanggakan.
Dengan ritme kerja yang intens dan terukur, langkah jemput bola yang dilakukan Pemkab Minahasa ini memberi sinyal kuat bahwa transformasi Stadion Maesa kini tinggal menunggu waktu. Seluruh proses administrasi saat ini terus dikebut agar harapan masyarakat segera terwujud.
Kini, publik Minahasa bisa sedikit bernapas lega. Dengan pengawalan ketat dari tingkat kementerian hingga parlemen, rencana rehabilitasi ini berada di jalur yang tepat untuk menjadi kenyataan.(her)




