
OborSulut.com,Kawangkoan – Pelaksanaan Sidang Raya ke-35 Kerapatan Gereja Protestan
Minahasa (KGPM) yang berlangsung selama lima hari, sejak 29 Juni hingga 3 Juli 2026, resmi
berakhir dengan penuh rasa syukur.
Bertempat di KGPM Sidang Sola Gratia Kiawa, tepatnya di
kawasan Kiawa Resort, Kawangkoan Utara, agenda tahunan ini berjalan dengan lancar dan
sukses.
Pnt. Stefen J. Supit, SH Ketua Komisi Pria Kaum Bapak (PKB) Pucuk Pimpinan KGPM, Pnt. Stefen J. Supit, SH,
menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Tuhan sebagai Kepala
Gereja. Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan Sidang Raya tahun ini merupakan berkat
tuntunan Tuhan dari hari pertama hingga penutupan.
“Puji syukur kepada Tuhan Kepala Gereja yang senantiasa menuntun jalannya Sidang Raya
KGPM ke-35 dari awal hingga akhir. Kami bersyukur kegiatan ini dapat diselesaikan dengan
baik sesuai agenda yang telah direncanakan,” ujar Pnt. Stefen J. Supit.
Kesuksesan pelaksanaan sidang ini tidak lepas dari kerja keras panitia pelaksana yang dinilai
mampu mempermudah seluruh tahapan kegiatan. Pnt. Stefen Supit memberikan apresiasi khusus
bagi sektor keamanan yang menunjukkan semangat kebersamaan lintas organisasi gereja.
Pengamanan kegiatan ini dikoordinasikan oleh Perisai KGPM dengan melibatkan berbagai
unsur lintas denominasi, di antaranya Panji Yosua dari GMIM, Laskar dari GPDI, Legium Christum (LC) dari Gereja Katolik, dari Gereja Segala Bangsa serta Unsur keamanan lainnya
Kolaborasi ini mencerminkan semangat persaudaraan dan toleransi yang kuat, memastikan
lingkungan sidang tetap kondusif selama masa perhelatan.
Selain pihak internal gereja, Pnt. Stefen J. Supit juga menyampaikan apresiasi kepada
Pemerintah serta jajaran TNI dan Polri. Kehadiran dan peran aktif aparat sangat krusial,
terutama dalam menjaga kelancaran akses mobilitas masyarakat.
“Kami mengapresiasi penuh dukungan Pemerintah, TNI, dan Polri. Sejak hari pertama, mereka
telah membantu mengatur arus lalu lintas di depan lokasi Sidang Raya. Hal ini sangat
membantu kami, mengingat lokasi kegiatan berada di jalan utama yang menjadi penghubung
vital antara Kawangkoan dan Manado,” pungkasnya.
Sidang Raya KGPM ke-35 ini menjadi bukti nyata suksesnya koordinasi antara lembaga
keagamaan dan pemerintah dalam mengelola kegiatan berskala besar dengan tetap menjaga
ketertiban umum.(her)




