
Oborsulut.Com. Manado – Setelah melewati serangkaian ujian atas disertasi bertajuk “Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kawasan Metropilitan Bitung-Minahasa-Manado (BIMINDO) di Provinsi Sulawesi Utara, hari Rabu tanggal 4 Maret 2026, Joune Ganda dikukuhkan sebagai Doktor ilmu pemerintahan di IPDN Cilandak Jakarta.
Ruang sidang akademik itu tiba-tiba terisi kalimat sakral, “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan Nya” (Roma 11:33).
Ruangan sidang menjadi hening ketika Joune Ganda melanjutkan pidatonya. Joune menyampaikan keyakinan dan rasa syukurnya bahwa capaiannya itu hanya karena hikmat, keputusan dan jalan Allah, seperti yang disampaikan dalam Roma 11:33.
Joune Ganda tampil percaya diri dan sesekali menebar senyum kepada keluarga dan kerabatnya. Dr Joune Ganda,SE, MM, MAP, MSi dikenal sebagai Bupati Minahasa Utara (dua periode). Selama lima tahun kehadirannya dipentas politik birokrasi, Joune Ganda tampil memukau tidak hanya keberhasilan Kepemimpinan pemerintahan, tapi juga peningkatan kualitas dan kapabilitas pribadi.
Hanya dalam waktu empat tahun (2022-2026), Joune Ganda meraih empat gelar akademik di empat perguruan tinggi berbeda. Strata dua (S2) di Universitas Indonesia, Unsrat, Unima serta Strata tiga (S3) di IPDN Jakarta.
“Pak Joune adalah teladan Long Live Education, kata Wiliam Luntungan tokoh kritis asal Minahasa Utara. Lain lagi ungkapan dari Denny Wowiling tokoh pendiri Kabupaten Minahasa Utara. “Ini sebuah capaian yang hampir mustahil. Tapi itulah faktanya. Joune Ganda adalah teladan.
Dalam karirnya Joune Ganda banyak yang tidak tahu bahwa ia bersama istrinya Rizya memiliki hubungan emosional dengan keluarga Pramono Anung, Dondokambey- Tamuntuan, Pak Yulius Stevanus Komaling dan Ibu Aniek. “Bahkan mereka itu adalah orang tua kami,” kata Joune dan Rizya ketika ditanya tentang kehadiran mereka di acara tersebut. Bagaimana anda mengatur waktu kuliah, tugas-tugas pemerintahan kemasyarakatan, organisasi nasional dan daerah dan pelayanan gereja dan keluarga?
“Sebenarnya sederhana. Artinya manfaatkan waktu 24 jam dengan baik. Hidup sehat bersumber dari hati yang gembira. Hidup bervisi tapi konsistensi,” ungkap Joune merendah. Dan Joune masih harus”mengandakan” kehadiran, prestasi, karya serta pelayanannya untuk bangsa, daerah dan jemaat. Selamat “mengandakan” karya dan pelayanan. Sosok Dr Joune Ganda teladan pendidikan bagi generasi muda. (**/Adi Palit)




