
OborSulut.com.Tondano– Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Minahasa menjadi simbol dalam memperkuat dan mendorong kemakmuran ekonomi masyarakat.
Sebab itu pemerintah Kabupaten Minahasa yang di pimpin Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang terus mendorong pembangunan gerai KDMP di 270 desa kelurahan yang ada di Minahasa. Kepala Dinas Koperasi dan dan UKM, Siby Sengke dalam percakapan dengan Oborsulut.Com, Rabu (4/2/2026) mengatakan sampai saat ini sudah ada 13 Koperasi Desa Merah Putih yang sedang melakukan proses pembangunan gerai.
Yaitu Desa Leilem Tiga, Leilem, Kolongan Atas Dua, Tounelet kecamatan Sonder. Lolah Tiga, Ranotongkor (Tombariri Timur). Pahalaten Kakas, Kamanga Dua Tompaso. Kiawa Dua Kawangkoan Utara. Toure Tompaso Barat, Senduk Tombariri. Watumea Eris dan Watuliney Amin Lembean Timur. Menjawab pertanyaan, Siby Sengke mengungkapkan di desa Watuliney Amian Lembean Timur ada penolakan dari beberapa anggota masyarakat ketika alat besar akan mengadakan penataan lahan.
Alasan penolakan karena lahan yang akan dijadikan gerai adalah lapangan olahraga. Tapi, kata Siby dalam waktu dekat Pemda akan mengundang warga yang menolak untuk duduk bersama dan mencari jalan keluar.
Koperasi Desa Merah Putih adalah program nasional harus didukung oleh seluruh masyarakat. Karena adanya gerai di desa akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan itu Siby mengatakan salah satu kendala yang dihadapi pengurus KDMP adalah untuk mencari lahan yang luasnya cukup besar.
Karena persyaratan pembangunan gerai harus berukuran 30 m X 20 m. Belum lahan parkir. Dalam kesempatan itu mantan Kadis Pemuda dan Olahraga itu mengatakan meskipun pembangunan gerai sedang dalam proses tapi suda ada beberapa Koperasi Desa Merah Putih yang beroperasi. (Adi Palit)




