
OborSulut.com,Kawangkoan – Program Jemput Bola (Jebol) yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bersama IPDN Kampus Sulawesi Utara di Tampusu, yang dilaksanakan di 4 kecamatan di Minahasa bagian tengah berlangsung sukses. Sejak dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang,SS, di Kecamatan Kawangkoan Barat Selasa (20/1/2026) dan berakhir di Kecamatan Kawangkoan, Jumat sore (23/1/2026).
Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara (Kampus Tampusu) Dr. Drs. Arnold Poli, SH,MAP, saat berada di kantor Camat Kawangkoan mengatakan kegiatan jemput bola pembuatan dokumen kependudukan dilaksanakan di 4 kecamatan yang dimulai di Kawangkoan Barat, Kawangkoan Utara, Sonder dan terakhir kecamatan Kawangkoan.
“Hasil evaluasi dari IPDN bahwa semua berjalan sesuai aturan artinya pelayanan prima itu sudah ada. Kita telah memberikan pelayanan yang maksimal dan contohnya kalau pelayanan selesai sampai jam 10 malam maka pelayanan berhasil dan diselesaikan’ ucap Poli.
Lanjut Arnold Poli dalam amatan selama beberapa hari ini terkait tidak ada masyarakat yang mengeluhkan pelayanan yang diberikan dan semua terlayani seratus persen dengan dukungan kemampuan profesional dan sikap tingkah laku dari jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil” puji Arnol Poli.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Meidy Rengkuan, SH, MAP mengatakan bersyukur dengan apa yang dilakukan IPDN bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa ketika ada kegiatan kerjasama melalui Jemput Bola terlebih di awal tahun 2026.
“Hal ini terjadi karena ada sinergitas dari semua yang terkait maka kegiatan pelayanan berjalan dengan baik dan kalau di Dukcapil ada Dukcapil “Prima” yang artinya Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani dan Akuntabel semuanya terjawab lewat kegiatan di beberapa hari ini” ucap Rengkuan.
Ditambahkan Meidy Rengkuan dengan respon dari masyarakat ketika program ini akan dilanjutkan untuk tahun yang berjalan ini tentunya dengan harapan yang sama masyarakat memberikan dukungan dan suport karena untuk mendapat dokumen kependudukan ini harus ada inisiatif dari masyarakat karena petugas Dukcapil tidak dapat mengarang dokumen kependukan masyarakat” tegas Meidy Rengkuan.
Diketahui kerjasama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan IPDN Kampus Sulut Tampusu melalui kegiatan magang praja IPDN di 4 Kecamatan adalah memastikan dokumen kependudukan masyarakat terpenuhi.(herdy)




