
OborSulut.com,Tompaso – Desa Tempok resmi menjadi utusan Kecamatan Tompaso dalam ajang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Minahasa. Penilaian lapangan oleh Tim Penilai Kabupaten Senin sore (25/5/2026) berlangsung meriah dan penuh semangat gotong royong yang mencerminkan identitas desa yang dikenal ramah, familiar, dan suka menolong.
Hukum Tua (Kepala Desa) Desa Tempok, Hetty S. Pantow saat melaporkan potensi Desa kepada tim penilai lomba dalam pemaparannya menjelaskan bahwa desa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen ini memiliki sejarah panjang yang kaya. Saat ini, Desa Tempok terdiri dari 2 Jaga (dusun) dan telah dipimpin oleh 15 Hukum Tua sepanjang sejarahnya. Desa Tempok sendiri merupakan desa induk yang kemudian mekar menjadi tiga desa, yaitu Desa Tempok, Tempok Selatan, dan Pinaesaan.
Saat ini Desa Tempok dihuni oleh 743 jiwa dari 246 Kepala Keluarga (KK). Selain kerukunan masyarakatnya, desa kami memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, serta geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para perajin kue lokal,” ujar Hetty Pantow
Camat Tompaso, Stefri V. Pandey, ST, MAP, menyambut baik kedatangan tim penilai. Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat dan masyarakat Desa Tempok telah berbenah dan siap dinilai apa adanya.
“Inilah profil Desa Tempok yang siap dinilai kekurangannya agar ke depan bisa lebih baik lagi. Kami percaya tim penilai akan bekerja secara objektif. Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat yang sudah terlibat aktif, memberikan kepedulian, dan topangan penuh dalam penilaian lomba desa ini,” kata Camat Stefri Pandey
Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Minahasa yang diwakili oleh Kepala Bidang PKM (Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat), James Goni, SSTP, MAP. Selaku Ketua Tim Penilai, James menegaskan bahwa Lomba Desa ini bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna.
Penghargaan yang tinggi kami berikan kepada Desa Tempok yang telah mewakili Kecamatan Tompaso. Prestasi yang ada kiranya terus dijaga untuk menjadi contoh dan teladan bagi desa lain. Kegiatan ini bukan sekedar seremoni, tetapi harus memotivasi seluruh masyarakat untuk terus membangun desa,” tegas James Goni.
Menariknya, semangat kebersamaan warga Desa Tempok dalam menyambut lomba desa ini tetap terjaga dengan sangat baik, meskipun desa tersebut saat ini sedang dalam tahapan proses Pemilihan Hukum Tua (Pilhut). Kehadiran para calon pemimpin desa dalam kegiatan ini menunjukkan kedewasaan berpolitik dan cinta mereka terhadap kemajuan Desa Tempok.
Kegiatan penilaian ini dihadiri oleh tim penilai gabungan dari berbagai instansi Kabupaten Minahasa serta tokoh masyarakat setempat. Selesai melakukan penilaian administrasi Desa, Tim Penilai melakukan peninjauan langsung kondisi Desa diwilayah permukiman.(her)




