
OborSulut.com,Manado – Kekuatan peran perempuan dalam pembangunan desa di Sulawesi Utara (Sulut) kini memiliki wadah strategis. Organisasi sayap dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), yakni Srikandi Abpednas, resmi terbentuk di tingkat provinsi dan akan segera melebarkan sayap hingga ke pelosok kecamatan.
Langkah awal organisasi ini ditandai dengan terbentuknya pengurus Srikandi Abpednas tingkat Provinsi Sulut serta tiga kabupaten sekaligus, yakni Minahasa, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan.
Ketua DPD Abpednas Sulut, Ir. Stefanus B. A. N. Liow, MAP, melalui Sekretaris DPD Abpednas Sulut, Drs. Jackried K. Maluenseng, MSc, menegaskan bahwa kehadiran Srikandi Abpednas bukan sekadar pelengkap.
Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat misi Abpednas dalam membangun kolaborasi sinergis dengan pemerintah, stakeholder desa, hingga Kejaksaan.
”Srikandi Abpednas akan menjadi ujung tombak dalam memperkuat pengawasan serta memastikan pembangunan desa berjalan secara jujur, bersih, dan akuntabel. Fokus utamanya adalah kemaslahatan masyarakat desa sebagai garda terdepan pembangunan bangsa,” ujar Jackried saat memimpin rapat pembentukan pengurus di Resto Paradise, Bahu Mall, Manado.
Nakhoda Baru Srikandi Sulut
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Ns. Gresty N. M. Massie, MKep, Sp.Kep.MB dipercayakan memimpin Srikandi Abpednas Sulut sebagai Ketua, didampingi oleh DR. Christy Rondonuwu sebagai Sekretaris dan Marlyn Nova Palit sebagai Bendahara.
Kepengurusan tingkat provinsi ini pun diisi oleh barisan perempuan tangguh yang memiliki kapasitas mumpuni, mulai dari akademisi, praktisi, hingga tokoh masyarakat yang siap mendedikasikan diri untuk kemajuan desa.
Geliat Srikandi Abpednas tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Secara serentak, struktur pengurus di tiga kabupaten juga telah terbentuk:
Minahasa: Dikomandoi oleh Liony Leontin Mongi, SH, bersama jajaran pengurus yang siap mengawal aspirasi desa di tanah Toar Lumimuut.
Minahasa Selatan (Minsel): Dipimpin oleh DR. Mayske Rinny Liando, MPd, yang berkomitmen memperkuat sinergi organisasi dengan stakeholder lokal.
Minahasa Utara (Minut): Hermina Dondokambey, SPd didaulat menjadi ketua, dengan semangat membawa perubahan bagi desa-desa di wilayah Minut.
Menurut Stefanus Liow, momentum besar bagi organisasi ini akan tiba setelah pelantikan pengurus pusat yang dijadwalkan pada 2 Juli mendatang. Setelah itu, agenda utama organisasi adalah memperluas struktur hingga ke tingkat kecamatan.
”Kita ingin memastikan roda organisasi ini solid sampai ke bawah. Srikandi Abpednas akan bekerja nyata bersama Kejaksaan dalam program-program yang langsung menyentuh kepentingan rakyat, menciptakan desa yang lebih sejahtera dan transparan,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya Srikandi Abpednas, diharapkan peran perempuan di pedesaan Sulawesi Utara akan semakin signifikan, menjadi mitra kritis sekaligus solutif dalam mengawal kemajuan desa yang lebih baik.(**)




