
OborSulut.com,Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan komitmen tinggi dalam menciptakan birokrasi yang tangguh dan profesional. Hari ini, Kamis (9/7/2026), tahapan krusial Uji Kompetensi Teknis Tambahan bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama memasuki babak wawancara yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.

Dalam proses yang menuntut ketajaman visi dan integritas ini, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, MAP, hadir langsung sebagai Panelis Kehormatan. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan sinyal kuat bahwa Pemkab Minahasa tidak memberi ruang bagi proses seleksi yang tidak transparan.
Menguji Kapasitas, Menakar Inovasi
Para calon pejabat pimpinan tinggi diuji bukan hanya pada penguasaan teknis, tetapi juga pada kemampuan strategis mereka dalam memecahkan masalah birokrasi yang kompleks. Setiap peserta dipaksa menggali ide-ide segar untuk menjawab tantangan tata kelola pemerintahan yang kian dinamis.
”Jabatan pimpinan tinggi adalah amanah yang besar. Kami mencari pemimpin yang memiliki dedikasi dan siap berlari cepat untuk akselerasi pembangunan serta pelayanan publik yang prima di Minahasa,” tegas Vanda Sarundajang saat memberikan penilaian.
Uji kompetensi ini menjadi pilar utama penerapan sistem merit di lingkungan Pemkab Minahasa. Penempatan pejabat kini benar-benar dikunci pada parameter kualitas, kinerja, dan rekam jejak yang teruji, bukan atas dasar subjektivitas.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam proses seleksi ini adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, beserta jajaran asisten dan kepala perangkat daerah terkait, termasuk BKPSDM dan Inspektorat, yang memastikan setiap prosedur berjalan sesuai standar profesional.
Dengan digelarnya tahapan ini, Kabupaten Minahasa kini selangkah lebih dekat dalam melahirkan pemimpin birokrasi masa depan yang tidak hanya memiliki kapabilitas manajerial mumpuni, tetapi juga memiliki semangat perubahan untuk membawa Minahasa yang lebih maju, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.(her)




