
OborSulut.com,Kawangkoan — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa-siswi kelas XII di SMK Kristen Kawangkoan berlangsung sukses dan terkendali. Sebanyak 24 siswa mengikuti ujian ini dihari pertama dengan penuh konsentrasi guna meraih hasil yang maksimal.
Kepala SMK Kristen Kawangkoan, Steve Pangkey, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya karena pelaksanaan sesi pertama dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga tuntas.
”Puji Tuhan, kita bersyukur sampai pelaksanaan kegiatan ini sudah aman. Sesi pertama sudah selesai dan tinggal dilanjutkan ke sesi dua,” ujar Steve Pangkey saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).
Terkait kelancaran infrastruktur penunjang, pihak sekolah sempat menghadapi sedikit hambatan teknis pada jaringan internet di pagi hari. Kendati demikian, masalah tersebut berhasil diatasi dengan cepat sehingga ujian tidak terganggu.
Steve Pangkey menyampaikan harapan khusus kepada pihak PLN agar dapat menjaga kestabilan pasokan listrik di wilayah sekolah.
”Harapannya ke pihak PLN, selama paling tidak satu minggu ini untuk tidak ada pemadaman lampu. Supaya anak-anak juga aman, badan sehat, dan tiap harinya bisa hadir di sekolah mengikuti TKA dengan baik,” tambahnya. Ia juga berpesan agar para siswa tetap fokus belajar demi memperoleh hasil terbaik.
Kelancaran pelaksanaan TKA di SMK Kristen Kawangkoan turut dipantau langsung oleh pengawas sekolah, Grendy Tumiwa (Pengawas dari SMA Negeri 1 Sonder). Berdasarkan pemantauannya dilokasi ujian, Grendy menilai kemampuan serta kesiapan para siswa sudah sangat baik.
”Melihat kemampuan siswa untuk SMK Kristen Kawangkoan cukup baik, karena mereka menjawab dengan fokus dan dapat menyelesaikan semua soal dengan waktu yang diberikan,” puji Grendy Tumiwa.
Menanggapi kendala teknis yang sempat terjadi di awal, Grendy mengonfirmasi bahwa seluruh perangkat dan fasilitas penunjang ujian sudah disiapkan secara matang oleh pihak sekolah.
”Untuk peralatan semua siap. Hanya jaringan yang sempat diperbaiki tadi pagi, tapi semuanya sudah berjalan lancar sampai selesai,” pungkasnya.(her)




