
OborSulut.com,Tondano — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., menerima kunjungan audiensi strategis dari jajaran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung di Ruang Kerja Wakil Bupati, Senin (26/10/2026).
Pertemuan ini berfokus pada penguatan koordinasi sinergi perpajakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mengoptimalisasikan penerimaan pajak di wilayah Kabupaten Minahasa.
Langkah ini diambil sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan negara secara terpadu.
Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang didampingi oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, antara lain:
Inspektur Kabupaten Minahasa
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim)
Sementara itu, pihak KPP Pratama Bitung dipimpin langsung oleh Kepala KPP Pratama Bitung, Rudi Prihatin, yang didampingi oleh Kepala KP2KP Tondano Erfan, serta Kepala Seksi Pengawasan IV Raden Mohamat Affiat.
Pertemuan berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai skema kerja sama konkret, termasuk pertukaran data perpajakan, optimalisasi pemungutan pajak daerah yang terintegrasi dengan pusat, serta penguatan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di Minahasa.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komitmen pihak KPP Pratama Bitung. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi ini sangat krusial untuk memastikan roda pembangunan di Kabupaten Minahasa berjalan lancar melalui dukungan pendanaan yang optimal dari sektor perpajakan.
”Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci utama. Dengan pengelolaan pajak yang transparan, akuntabel, dan optimal, kita harapkan dampaknya dapat dirasakan langsung dalam bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan di Minahasa.”
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi fiskal antara Pemkab Minahasa dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) semakin erat, sehingga target penerimaan pajak nasional maupun daerah dapat tercapai dengan baik dan berkelanjutan.(her)




