
0-0x0-0-0#
OborSulut.com,Kawangkoan – Pemerintah Kecamatan Kawangkoan Barat kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan yang dipimpin langsung oleh Camat Kawangkoan Barat, Heppie Lumintang, S.H., berlokasi di Kantor Desa Kanonang Dua pada Rabu (21/10/2026) siang.
Rakor ini menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi capaian kinerja bulan berjalan sekaligus menyusun rencana kerja strategis pemerintah kecamatan dan desa untuk bulan mendatang.
Jalan Penghubung Antarwilayah
Salah satu poin utama yang menjadi fokus pembahasan adalah upaya menghidupkan kembali jalur transportasi bersejarah penghubung wilayah. Pemerintah desa se-Kawangkoan Barat (Kanonang Raya, Kayuuwi Raya, Tombasian Raya, Ranolambot) dan Kanonang Tiga dan Kota Menara,Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Akses Jalan Perkebunan dari Kanonang Raya bagian barat ke perkebunan Kayuuwi, Tombasian Raya, Ranolambot sampai ke Ujung Desa Kotamenara (Minsel). Dengan jarak kurang lebih 11 Km, yang sudah 10 tahun lebih tidak pernah dibersihkan.
Akses jalan ini menyimpan potensi besar karena melintasi komoditas tanaman tahunan dan hortikultura produktif warga, seperti enau, cengkih, kelapa, hingga kayu untuk pertukangan.
”Sebelum tahun 2012, jalur ini merupakan akses utama mobilitas warga dari Kanonang menuju Kota Menara dan sekitarnya, termasuk mendukung konektivitas pelayanan gereja antarwilayah. Ada kerinduan mendalam dari masyarakat dan pemerintah desa agar Pemerintah Kabupaten Minahasa dapat memfasilitasi pelebaran serta pengaspalan jalan ini melalui usulan Musrenbang mendatang,” ujar Camat Heppi Lumintang.
Optimalisasi PBB dan Kewaspadaan Musim Kemarau
Selain infrastruktur, Rakor juga menegaskan komitmen seluruh hukum tua dan perangkat desa untuk memacu realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga mencapai target 100 persen.
Menghadapi perubahan cuaca, Camat juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap ancaman bencana kebakaran di musim kemarau, baik pada area perkebunan/lahan pertanian maupun lingkungan pemukiman warga.
Sektor pariwisata turut menjadi sorotan positif dalam rakor kali ini. Keberadaan objek wisata religi Bukit Kasih Kanonang yang terus dipadati wisatawan lokal maupun luar daerah terbukti memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar. Pemerintah kecamatan berkomitmen terus menjaga iklim kondusif dan kenyamanan bagi para pelancong yang berkunjung.
Melalui sinergi lintas desa dan dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, hasil Rakor ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kawangkoan Barat. (her)




