
0-0x0-0-0#
OborSulut.com,Tompaso – Kepala Sekolah SD GMIM Pinabetengan, Dolfie R. Walangitan, S.Pd, menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal secara detail setiap tahapan kegiatan pembangunan sekolah yang masuk dalam program revitalisasi dari pemerintah pusat sejak hari pertama dimulai pada Jumat pagi, 11 September 2026.
Proyek pembangunan ini bersumber dari Dana Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai total Rp881.930.100. Proyek yang berlokasi di Pinabetengan Utara, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan target waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 1 Juli hingga 31 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, Dolfie secara khusus mengingatkan para pekerja atau tukang agar bekerja dengan baik dan maksimal. Ia menekankan bahwa kualitas hasil pembangunan sekolah ini nantinya akan dilihat oleh banyak orang dan menjadi sorotan publik terkait siapa pihak yang mengerjakannya.
Dampak dari proses pembangunan ini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk sementara waktu menjadi kurang maksimal. Sebagai solusi, sebagian siswa yang terdiri dari kelas 2, 4, dan 6 dipindahkan untuk belajar sementara di ruang kelas SMA Negeri 2 Tompaso yang terletak di Pinabetengan Utara.
Kendati demikian, Dolfie R. Walangitan berharap proyek revitalisasi satuan pendidikan ini dapat berjalan lancar sesuai rencana dan kelak memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas serta mutu pendidikan di Pinabetengan, Kecamatan Tompaso Barat.




